Kamis, 07 Mei 2009

GOLONGAN YANG SELAMAT (Bag. I)

Al Quran 61:9 ;
              
9. Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci.

Kalau ditanya mengenai manhaj, semua golongan dalam Islam akan mengaku ;”Ahlus Sunnah wal Jammaah”. Benarkah?. Ahlus Sunnah Waljammaah adalah satu golongan dari 73 golongan yang selamat dari azab neraka jahanam. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Ahmad, dan Al Hakim; Rosullulloh menerangkan bahwa dari 73 golongan hanya satu yang selamat (Firqoh AnNajilah). “Siapakah golongan yang selamat itu , ya Rosulullah?”, para sahabat bertanya. Rosulullahpun menjawab ; “Ahlus Sunnah Wal Jamaah, yaitu umatku yang mengikuti jalan Sunnahku”.

Pertanyaannya, apakah kita umat islam sudah –berIslam dengan benar?, yakni mengikuti Islamnya Nabi Muhammad SAW; ber-Uswah kepada Nabi mulai dari Aqidah, Muamallah, dan Ibadah. Ber-Islam yang benar berarti ; Niatnya karena Allah SWT, dan caranya sesuai dengan Nabi Muhammad SAW. Itulah Islam, Allah ber-Firman dalam Al Quran Surat Al Ahzab ayat 21 ;
                 
21. Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.

Melalui Al Quran dan Hadist Shahih, kita bisa meneladani Islamnya Nabi Muhammad. Seperti perintah Sholat dalam Al Quran, Allah SWT tidak menjelaskan SOP-nya (Standar Operationalnya), tentunya kita bisa melihat penjelasannya melalui Hadis-hadis yang Shahih.

Untuk menjadi golongan yang selamat dari azab neraka yakni “Ahlus sunnah Wal Jamaah”, kita umat Islam harus kembali ke Al Quran dan Hadist Shahih. Tapi ironisnya, betapa mayoritas umat islam tidak suka bahkan benci dengan “SYARIAT ISLAM” yang merupakan implementasi dari Al Quran yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari., bahkan Siti Aisyah menggambarkan sosok Nabi Muhammad SAW sebagai Al Quran yang berjalan. Bagi Umat Islam yang tidak suka dan benci dengan Syariat Islam tersebut, Allah SWT menolak keislamannya bahkan menggolongkan sebagai orang musyrik, seperti dalam Firmannya surat As Shaff ayat 9 di atas ini.

0 komentar:

 

blogger templates | Make Money Online